Dasar yang harus digunakan: Dasar yang harus digunakan



Yüklə 445 b.
tarix22.11.2017
ölçüsü445 b.



Dasar yang harus digunakan:

  • Dasar yang harus digunakan:

    • Keluaran fisik (unit produk langsung)
    • Biaya bahan langsung (untuk unit yang pemakaian bahannya berbeda – beda)
    • Biaya pekerja langsung (untuk unit yang tarif biaya pekerjanya berbeda – beda menurut keahliannya)
    • Jam kerja langsung (bila gaji pekerja semua sama)
    • Jam pemakaian mesin (bila memakai mesin – mesin)


Kapasitas teoritis ( = 100% )

  • Kapasitas teoritis ( = 100% )

  • Kapasitas praktis ( <100%, ada kelonggaran untuk rusak, cacat, listrik mati, dll)

  • Kapasitas aktual yang diharapkan (% dari kapasitas praktis, disesuaikan dengan order yang datang)

  • Kapasitas normal (rata – rata, untuk perhitungan anggaran dan perhitungan tarif)



Dipakai bila perusahaan memproduksi satu jenis barang saja

  • Dipakai bila perusahaan memproduksi satu jenis barang saja

  • Merupakan metode yang paling sederhana, dihitung dengan cara:



Prosentase overhead pabrik hampir selalu sama dengan prosentase biaya bahan langsung

  • Prosentase overhead pabrik hampir selalu sama dengan prosentase biaya bahan langsung

  • Dihitung dengan cara:





Digunakan untuk menanggulangi kelemahan kedua penggunaan dasar sebelumnya

  • Digunakan untuk menanggulangi kelemahan kedua penggunaan dasar sebelumnya





Kekurangan (underapplied)

  • Kekurangan (underapplied)

  • Kelebihan (overapplied)

  • Saldo kekurangan atau kelebihan penerapan overhead pabrik harus dianalisis dengan teliti,

    • sebab merupakan sumber informasi utama bagi pihak manajemen untuk mengendalikan dan menilai efisiensi operasi dan pemakaian kapasitas produksi yang tersedia dalam suatu masa kerja tertentu


Varians pengeluaran (spending variances)

  • Varians pengeluaran (spending variances)

    • Yaitu varians / selisih yang terjadi karena faktor anggaran atau beban
  • Varians kapasitas menganggur (idle capacity variances)

    • Yaitu varians / selisih yang terjadi karena faktor – faktor volume atau kegiatan produksi








Biaya dibebankan ke masing – masing pekerjaan .

  • Biaya dibebankan ke masing – masing pekerjaan .

  • Pekerjaan dapat berupa pesanan, kontrak, unit produksi, yang dilaksanakan untuk memenuhi spesifikasi pelanggan

  • Tepat bagi perusahaan percetakan, penerbitan, atau setiap organisasi yang menghasilkan barang atau jasa yang dilakukan menurut persyaratan spesifik pelanggan



Identifikasi objek biaya

  • Identifikasi objek biaya

  • Identifikasi biaya langsung

  • Pilih dasar alokasi biaya untuk pengalokasisan biaya tidak langsung

  • Identifikasi biaya tak langsung yang berkaitan dengan setiap dasar alokasi biaya

  • Hitung setiap tarif aktual biaya overhead

  • Hitung biaya tak langsung yang dialokasikan dalam job

  • Hitung biaya total



Mekanik mengumpulkan biaya reparasi, suku cadang dan jam tenaga kerja langsung yang dihabiskan dalam mereparasi mobil.

  • Mekanik mengumpulkan biaya reparasi, suku cadang dan jam tenaga kerja langsung yang dihabiskan dalam mereparasi mobil.

  • Biaya overhead yang dibebankan menggunakan tarif overhead



Suatu perusahaan meubel menerima pesanan sebanyak ± 20 pesanan perbulannya.

  • Suatu perusahaan meubel menerima pesanan sebanyak ± 20 pesanan perbulannya.

  • Perusahaan tersebut memiliki pekerja 12 orang meliputi 7 orang operator dengan upah sebesar Rp 3.500 per jam dan 5 orang helper dengan upah sebesar Rp 3.000 per jam.

  • Jam kerja 8 jam per hari. 1 bulan 25 hari kerja.

  • Biaya overhead keseluruhan perbulan Rp 7,5 juta. Biaya bahan per bulan Rp 10 juta. Biaya administrasi per bulan Rp 4 juta. Biaya pemasaran Rp 5,5 juta.

  • Suatu pesanan membutuhkan bahan 2 macam : bahan utama (multipleks 12 mm) @ Rp250.000 sebanyak 4 lembar. Bahan rangka (Kaso) @ Rp 100.000 sebanyak 8 batang. Bahan lain-lain Rp 200.000

  • Pekerjaan dilakukan oleh 5 orang operator selama 12 hari dan 3 helper selama 6 hari.

  • Kemudian pesanan tersebut dijual dengan harga Rp 10 juta. Alokasi biaya overhead ke pesanan didasarkan atas jumlah jam kerja langsung dibanding jumlah jam kerja keseluruhan.

  • Pesanan yang sudah jadi dijual dengan harga Rp 10 juta.



Penjualan pesanan Rp 10.000.000

  • Penjualan pesanan Rp 10.000.000

  • Biaya Manufaktur Rp 6.062.000 (-)

  • Laba Kotor Rp 3.938.000



Suatu bengkel mobil mengkalkulasi biayanya berdasarkan mobil yang dikerjakan perbaikan dan pemeliharaannya.

  • Suatu bengkel mobil mengkalkulasi biayanya berdasarkan mobil yang dikerjakan perbaikan dan pemeliharaannya.

  • Pada tanggal 18 April 2006 ada 20 mobil yang dikerjakan.

  • 10 diantaranya hanya mengganti oli, 5 mobil tune up dan 5 lainnya perbaikan besar yang memerlukan teknisi lebih dari seorang dan waktu lebih dari sehari.

  • Untuk jasa penggantian oli, konsumen hanya dibebani biaya pembelian oli saja dengan ongkos kerja dari marjin keuntungan oli tersebut.

  • Untuk tune up konsumen dibebani dengan biaya penggantian part dan biaya tenaga kerja langsung per jam nya Rp 6.000.

  • Ongkos kerja termasuk biaya overhead dan marjin keuntungan bengkel tersebut.



Buat Job Cost sheet dan hitung laba untuk salah satu order tune-up dan perkiraan biaya, jika harga part Rp 50.000, dikerjakan oleh seorang teknisi selama 2 jam.

  • Buat Job Cost sheet dan hitung laba untuk salah satu order tune-up dan perkiraan biaya, jika harga part Rp 50.000, dikerjakan oleh seorang teknisi selama 2 jam.

    • Ongkos yang dibebani ke konsumen Rp 10.000 per jam.
    • Pembebanan biaya overhead didasarkan tarif biaya overhead Rp 1000 per jam kerja langsung
    • Tarif biaya Overhead Variabel Rp 650/jam tenaga kerja langsung.
    • Biaya Overhead Tetap Rp 1.102.500


Jumlah teknisinya sebanyak 15 orang dengan jam kerja efektif 7 jam kerja (sebulan 30 hari kerja)

  • Jumlah teknisinya sebanyak 15 orang dengan jam kerja efektif 7 jam kerja (sebulan 30 hari kerja)

  • Biaya overhead aktual Rp 3,2 juta dengan jam aktual 3.000 jam kerja langsung.

  • Hitung variansi biaya overhead (varians pengeluaran dan varians kapasitas menganggur)



  • BOV = Rp 650 x 2 jam = Rp 1.300

  • BOT = Rp 1.102.500 +

  • Total Rp 1.103.800





Ongkos yang dibebankan kepada konsumen = biaya part + Ongkos kerja

  • Ongkos yang dibebankan kepada konsumen = biaya part + Ongkos kerja

    • Ongkos yang dibebankan kepada konsumen = Rp 50.000 + Rp 20.000 = Rp 70.000
  • Laba = Ongkos yang dibebankan kepada konsumen – Biaya Tune up

    • Laba = Rp 70.000 – Rp 64.000
    • Laba = Rp 6.000


Biaya overhead aktual (BOA) Rp 3.200.000

  • Biaya overhead aktual (BOA) Rp 3.200.000

  • Pembebanan Biaya Overhead

  • BOT = Rp 1.102.500

  • BOV = Rp 650 x 3.000jam (+) = Rp 3.052.000

  • Penerapan Biaya Overhead

  • 3.000jam x Rp 1.000 Rp 3.000.000





Dostları ilə paylaş:


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©genderi.org 2019
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə