Makalah kimia anorganik



Yüklə 61,51 Kb.
tarix05.03.2018
ölçüsü61,51 Kb.
#30187






MAKALAH KIMIA ANORGANIK

Golongan Alkali Tanah



MAKALAH KIMIA ANORGANIK

Golongan alkali tanah



D

I

S

U

S

U

N

OLEH:

MARIA LYDIANA JELITA

1303410015

PROGRAM STUDI KIMIA

FAKULTAS SAINS

UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO

2015



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan karuniaanya kami dapat menyelesaikan makalah ini, tak lupa kami ucapkan terima kasih pada bapak/ ibu dosen yang telah memberikan bimbingannya pada kami.

Kami menyadari bahwa makalah ini takan terselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, oleh sebab itu kami ucapkan pada teman-teman atas kerja sama dan konsultasinya.

Kami mengetahui bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangannya, maka kami memohon kritik dan sarannya demi perbaikan karya penulis berikutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya, umum bagi pembaca.









Palopo, 30 maret 2015
Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

KATA PENGANTAR ii

DAFTAR ISI iii

BAB I PENDAHULUAN 1

    1. Latar belakang 1

    2. Rumusan masalah 1

    3. Tujuan penulisan 1

    4. Manfaat penulisan 1

BAB II PEMBAHASAN 2

2.1 Pengetian unsur alkali tanah 2

2.2 Sifat-sifat unsur alkali tanah 3

2.3 Kegunaan unsur alkali tanah 7



BAB III PENUTUP 9

3.1 Kesimpulan 9

3.2 Saran 9

DAFTAR PUSTAKA 10

BAB I

PENDAHULUAN


    1. Latar Belakang Masalah

Seringkali kita tidak menyadari bahwa hidup kita tidak lepas dari suatu zat bernama unsur. Betapa tidak, bahkan suatu bahan yang jumlahnya sedikit dan tanpa sadar kita konsumsi sehari-hari merupakan mineral yang sangat penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh, penghubung antar syaraf, kerja jantung, dan pergerakan otot adalah salah satu unsur logam golongan II A atau lazim disebut alkali tanah yang bernama Berilium, Magnesium, Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radium.

    1. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, penulis dapat membatasi dan merumuskan masalah yaitu:

  1. Apa yang dimaksud dengan unsur alkali tanah?

  2. Sebutkan sifat-sifat unsur alkali tanah?

  3. Sebutkan manfaat unsur alkali tanah?

1.3 Tujuan Penulisan

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, penulisan makalah ini bertujuan untuk:



  1. Menjelaskan tentang unsur-unsur alkali tanah.

  2. Menyebutkan dan menjelaskan sifat-sifat unsur alkali tanah.

  3. Menyebutkan manfaat dari unsur alkali tanah.

1.4 Manfaat Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penulisan di atas, manfaat penulisan makalah ini yaitu:



  1. Agar dapat mengetahui dan memahami tentang unsur-unsur alkali tanah .

2. Agar dapat menyebutkan dan menjelaskan sifat-sifat unsur alkali tanah .

3. Agar dapat menyebutkan manfaat dari unsur alkali tanah.



BAB II

PEMBAHASAN


    1. Pengertian Unsur Alkali Tanah

Logam alkali tanah adalah kelompok unsur kimia Golongan 2 pada tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya.

Seperti logam alkali, maka logam alkali tanah pun tidak terdapat bebas di alam. Logam alkali tanah dalam sistem periodik terletak pada golongan IIA. Atom logam-logam ini memiliki dua elektron valensi. Pada pembentukan ion positif kedua elektron valensinya dilepaskan, sehingga terbentuk ion logam bermuatan +2.

a.       Berilium.

Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi, bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3], dan Krisoberil [Al2BeO4].

b.      Magnesium.

Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 1,9% keberadaannya. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2], Senyawa Karbonat [MgCO3], Dolomit [MgCa(CO3)2], dan Senyawa Epsomit [MgSO4.7H2O].

c.       Kalsium.

Kalsium adalah logam alkali yang paling banyak terdapat di kerak bumi. Bahkan kalsium menjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 3,4% keberadaanya. Di alam kalsium dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO3], Senyawa Fospat [CaPO4], Senyawa Sulfat [CaSO4], Senyawa Fourida [CaF].

d.      Stronsium.

Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0,03%. Di alam strontium dapat membuntuk senyawa Mineral Selesit [SrSO4], dan Strontianit.

e.       Barium.

Barium berada di kerak bumi sebanyak 0,04%. Di alam barium dapat membentuk senyawa : Mineral Baritin [BaSO4], dan Mineral Witerit [BaCO3].

f. Radium

Radium merupakan unsur radioaktif. Radium sangat jarang sekali, tetapi keberadaannya dapat dideteksi dengan mudah oleh sinar radioaktif karena intinya membelah dengan spontan, mengemisi partikel α sehingga terbentuk Radon, Rn. Sumber Ra adalah bijih uranium (U3O8). Kelimpahan Ra rata-rata dalam kerak bumi kurang dari 10-4



    1. Sifat-Sifat Unsur Alkali Tanah

      1. Sifat Fisik Alkali Tanah

Unsur logam alkali tanah (IIA) ini terdiri dari Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra. Golongan ini mempunyai sifat-sifat yang mirip dengan golongan IA. Perbedaannya adalah bahwa golongan IIA ini mempunyai konfigurasi elektron ns2 dan merupakan reduktor yang kuat. Meskipun lebih keras dari golongan IA, tetapi golongan IIA ini tetap relatif lunak, perak mengkilat, dan mempunyai titik leleh dan kerapatan lebih tinggi.

Berikut adalah tabel sifat fisik logam Alkali Tanah




Beberapa sifat umum dari logam alkali tanah dapat dilihat pada tabel berikut: Beberapa Sifat Umum Logam Alkali Tanah

Sifat Umum

Be

Mg

Ca

Sr

Ba

Nomor Atom

4

12

20

38

56

Konfigurasi Elektron

[He] 2s2

[Ne] 3s2

[Ar] 4s2

[Kr] 5s2

[Xe] 6s2

Titik Leleh

1553

923

1111

1041

987

Titik Didih

3043

1383

1713

1653

1913

Jari-jari Atom (Angstrom)

1.12

1.60

1.97

2.15

2.22

Jari-jari Ion (Angstrom)

0.31

0.65

0.99

1.13

1.35

Energi Ionisasi I (KJ mol-1)

900

740

590

550

500

Energi Ionisasi II (KJ mol-1)

1800

1450

1150

1060

970

Elektronegativitas

1.57

1.31

1.00

0.95

0.89

Potensial Elektrode (V)

M2+ + 2e à M



-1.85

-2.37

-2.87

-2.89

-2.90

Massa Jenis(g mL-1)

1.86

1.75

1.55

2.6

3.6

Berdasarkan Tabel diatas dapat diamati juga hal-hal sebagai berikut,

1. Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanah mempunyai elektron valensi ns2. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecil dibandingkan logam alkali, kedua elektron valensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi logam alkali tanah lebih tinggi daripada alkali.

2. Meskipun energi ionisasinya tinggi, tetapi karena energi hidrasi dari ion M2+ dari alkali tanah lebih besar daripada energi hidrasi ion M+ dari alkali, mengakibatkan logam alkali tetap mudah melepaskan kedua electron valensinya, sehingga lebih stabil sebagai ion M2+.

3. Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih besar mengakibatkan logam alkali tanah membentuk kristal dengan susunan yang lebih

rapat, sehingga mempunyai sifat yang lebih keras daripada logam alkali dan massa jenisnya lebih tinggi.

4. Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dan keelektronegatifan yang cukup besar, kedua hal ini menyebabkan berilium dalam berikatan cenderung membentuk ikatan kovalen.

5. Potensial elektrode (reduki) standar logam alkali tanah menunjukkan harga yang rendah (negatif). Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor yang cukup kuat, bahkan kalsium, stronsium, dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripada natrium.

6. Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhu ruangan. Oleh karena itu, unsur-unsur logam alkali tanah berwujud padat pada suhu ruangan.

2.2.2 Sifat Kimia Alkali Tanah

Kereaktifan logam alkali tanah meningkat dari berilium ke barium. Fakta ini sesuai dengan yang diharapkan . Oleh karena, dari berilium ke barium jari-jari atom bertambah besar sehingga energi ionisasi serta keelektronegatifan berkurang. Akibatnya, kecendrungan untuk melepas elektron membentuk senyawa ion makin besar. Semua senyawa dari kalsium, strontium, dan barium, yaitu logam alkali tanah yang bagian bawah, berbentuk senyawa ion, tetapi magnesium membentuk beberapa senyawa kovalen sedangkan senyawa-senyawa berilium bersifat kovalen.

Sifat kimia logam alkali tanah bermiripan dengan logam alkali, tetapi logam alkali tanah kurang reaktif dari logam alkali seperiode. Jadi, berilium kurang reaktif dibandingkan litium, magnesium kurang reaktif dibandingkan terhadap natrium, dan seterusnya. Hal itu disebabkan jari-jari atom logam alkali tanah lebih kecil sehingga energi pengionan lebih besar. Lagi pula logam alkali tanah hanya satu.Kereaktifan kalsium, stronsium,dan barium dan tidak terlalu berbeda dari logam alkali, tetapi berilium dan magnesium jauh kurang aktif.

Unsur golongan ini bersifat basa, sama seperti unsur golongan alkali, namun tingkat kebasaannya lebih lemah. Senyawa Be(OH)2 bersifat amfoter. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa. Sedangkan unsur Ra bersifat Radioaktif. Semua logam alkali tanah merupakan logam yang tergolong reaktif, meskipun kurang reaktif dibandingkan dengan unsur alkali. Alkali tanah juga memiliki sifat relatif lunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik, kecuali Berilium. Logam ini juga memiliki kilapan logam.

Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan harga ionisasi yang kecil. Dari Berilium ke Barium, nomor atom dan jari-jari atom semakin besar. Selain itu semua logam alkali tanah juga mempunyai kecenderungan teratur mengenai keelektronegatifan yang semakin kecil dan daya reduksi yang semakin kuat dari Berilium ke Barium.

·         Reaksi Kimia Logam Alkali Tanah

Kemiripan sifat logam alkali tanah disebabkan oleh kecenderungan melepaskan dua elektron valensi. Oleh karena itu senyawanya mempunyai bilangan oksidasi +2, sehingga logam alkali tanah diletakkan pada golongan II A. Alkali tanah termasuk logam yang reaktif, namun Berilium adalah satu-satunya unsur alkali tanah yang kurang reaktif, bahkan tidak bereaksi dengan air. Logam alkali tanah bersifat pereduksi kuat. Semakin ke bawah, sifat pereduksi ini semakin kuat. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan bereaksi dengan air yang semakin meningkat dari Berilium ke Barium. Selain dengan air unsur logam alkali tanah juga bisa bereaksi dengan Oksigen, Nitrogen, dan Halogen.

a.      Reaksi dengan air

Berilium tidak bereaksi dengan air, sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Logam Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut,

Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g)

b.      Reaksi dengan Oksigen atau udara

Adanya pemanasan yang kuat menyebabkan logam alkali tanah terbakar di udara membentuk oksida dan nitrida.Logam alkali tanah, kecuali Be dan Mg dengan udara juga dapat berlangsung, tetapi terjadinya korosi yang berlanjut dapat dihambat karena lapisan oksida yang terbentuk melekat kuat pada permukaan logam. Dengan pemanasan, Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2)

2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s)

Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s)

Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapat menghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2)

4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s)

Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3

Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)



c.        Reaksi dengan hidrogen

Adanya pemanasan menyebabkan logam allkali tanah dapat bereaksi dengan hidrogen membentuk senyawa hidrogen.

M(s) + H2(g)  MH2(s)

d.      Reaksi dengan Nitrogen

Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah. Contoh,

3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)
e.        Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen

Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida, kecuali Berilium.Lelehan halida dari berilium mempunyai daya hantar listrik yang buruk .Hal itu menunjukkan bahwa halida berilium bersifat kovalen.Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-, maka BeCl2 berikatan kovalen. Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion. Contoh,

Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s)

f.       Reaksi dengan Asam dan Basa

Semua logam dan alkali tanah bereaksi dengan asam kuat ( seperti HCL) membentuk garam dan gas hidrogen.Reaksi makin hebat dari Be ke Ba.

M(s) + 2HCL(aq)  MCl2(aq) + H2(g)

Salah satu unsur logam alkali tanah yaitu Be, memiliki sifat amfoter. Berilium selain dapat bereaksi dengan asam kuat juga dapat bereaksi dengan basa kuat.

Be(s) + 2NaOH (aq)  Na2Be(OH)4 + H2 (g)+ H2O(l)

BeO(s) + 2NaOH(aq)  Na2Be(OH)4(aq)+ H2O(l)

Be(OH)2(s) +  Na2Be(OH)4(aq)2NaOH(aq)

g.       Reaksi dengan belerang

Reaksi logam alkali tanah dengan belerang menghasilkan senyawa sulfida.

M (s) + S (s) -) MS(s)


    1. kegunaan logam alkali tanah

Berilium (Be)

a. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuatakan tetap bermasa lebih ringan. Biasanya paduan inidigunakan pada kemudi pesawat Zet.

b. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.

c. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir

d.campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alatlistrik, maka Berilium sangat penting sebagai komponentelevisi.

Magnesium (Mg)

a. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang padakembang api dan pada lampu Blitz.

b. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karenasenyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi.

c. Senyawa Mg(OH)2digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagahterjadinnya kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah maag.



Kalsium (Ca)

a. Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kuedan plastik.

b. SenyawaCaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsiuntuk membalut tulang yang patah.

c. Senyawa CaCO3biasa digunakan untuk bahan bangunan sepertikomponen semen dan cat tembok.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas.

d. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator,dapat juga mengeringkan gas dan mengikatKarbondioksida pada cerobong asap.

e.Ca(OH)2digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan jugasebagai sumber basa yang harganya relatif murah.

f. Kalsium Karbida (CaC2) disebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.

g. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsisebagai pembentuk tulang dan gigi.



Stronsium (Sr)

a. Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api.



Barium (Ba)

a. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karenamampu menyerap      sinar X meskipun beracun.

b. BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memilikikerapatan yang      tinggi dan warna terang.

c. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau padakembang api



BAB III

PENUTUP
A.           Kesimpulan

Logam alkali tanah tidak terdapat di alam sebagai unsur bebas, melainkan selalu dijumpai dalam bentuk senyawa-senyawa ataupun mineral.  Logam alkali tanah dapat diperoleh melalui elektrolisis lelehan garam-garamnya (terutama garam kloridanya) serta melalui reduksi dari beberapa senyawa.


B.            Saran

Dalam penyusunan makalah ini kami mohon dengan sangat masukan dan kritikan dari Bapak dosen agar kami menjadi lebih baik, karena dalam penyusunan makalah ini kami mungkin banyak kata atau penulisan kata yang salah.



DAFTAR PUSTAKA


Arum Dyah. 2014. Makalah Alkali Dan Alkali Tanah. http://www.academia.edu/9066490/MAKALAH_ALKALI_DAN_ALKALI_TANAH (diakses pada 30 maret 2015)

Ferdi. 2014. Makalah Alkali Tanah. http://infocendekia-ff.blogspot.com/2014/11/makalah-alkali-tanah.html (diakses pada 30 maret 2015)


http://id.wikipedia.org/wiki/Logam_alkali_tanah

http://www.desabombana.com/2015/01/contoh-tugas-makalah-alkali-tanah.html


https://van88.wordpress.com/golongan-alkali-alkali-tanah/

ilmu kimia. 2012. Golongan Logam Alkali Tanah. http://www.ilmukimia.org/2013/12/golongan-logam-alkali-tanah.html (diakses pada 30 maret 2015)






Yüklə 61,51 Kb.

Dostları ilə paylaş:




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©genderi.org 2022
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə