Stikes ngudi waluyo ungaran



Yüklə 54,73 Kb.
tarix18.05.2018
ölçüsü54,73 Kb.
#44940


KONTRAK PERKULIAHAN / PEDOMAN PERKULIAHAN MAHASISWA

KELUARGA BERENCANA


PRODI DIII KEBIDANAN

STIKES NGUDI WALUYO UNGARAN



PENGAJAR

SELASIH PUTRI ISNAWATI HADI, S.Tr.Keb

RINA IRAWAN, S.TR. KEB
SEMESTER : IV / 2015

KONTRAK PERKULIAHAN


Nama mata kuliah : Keluarga Berencana

Kode mata kuliah : BD.308

Pengajar : Selasih Putri isnawati Hadi, S.Tr.Keb

Semester : IV

SKS : 3 SKS (T1 ; P3)

Tempat pertemuaan : Gedung A, Kampus Ngudi Waluyo

Dosen : Selasih Putri Isnawati Hadi, S.Tr. Keb

Rina Irawan, S.Tr. Keb



Jadwal : Kamis, 08.00-09.40 WIB


  1. Manfaat Mata Kuliah

Sumber daya manusia semakin disadari pentingnya dalam usaha mencapai kesejahteraan bangsa dalam segala sector namun perlu adanya pengendalian jumlahnya, karena dalam kehidupan memerlukan sumber daya bukan hanya sekedar kuantitas namun kualitas. Dalam rangka menekan laju pendudukan yang semakin tingi maka dibutuhkan gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran. Itu bermakna bahwa perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran. Hal tersebut guna meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.


  1. Deskripsi mata kuliah

Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memberikan pelayanan KB dengan pokok bahasan: konsep kependudukan, perkembangan KB di Indonesia, program KB di Indonesia, program KIE KB, pelayanan kontrsepsi dari berbagai metode, pembinaan akseptor , akseptor yang bermasalah dan cara penanggulangannya, pendokumentasian pelayanan KB.


  1. Tujuan Instruksional

  1. Menguraikan definisi kependudukan di Indonesia.

  2.  Menjelaskan perkembangan KB di Indonesia.

  3.  Menjelaskan program KB di Indonesia.

  4. Melakukan program KIE dalam pelayanan KB.

  5. Melakukan pelayanan kontrasepsi dengan berbagai metode.

  6. Melakukan pembinaan akseptor.

  7. Melakukan berbagai cara penanggulangan akseptor bermasalah.

  8. Melakukan pendokumetasian pelayanan KB.




  1. Strategi perkuliahan

Metode perkuliahan ini banyak menggunakan metode ceramah, diskusi, seminar, demonstrasi dan role play baik di kelas maupun laboratorium (di kampus dan lahan praktik). Dengan demikian diharapkan mahasiswa diharapkan untuk menyampaikan ide / gagasan dalam pembahasan baik pendapat pribadi maupun secaraberkelompok (diskusi). Untuk mencapai tujuan instruksional ada beberapa strategi perkuliahan yang akan digunakan antaranya yaitu diskusi yang berfokus pada mengidentifikasi alat-alat kontrasepsi, demontrasi untuk melatih skill mahasiswa dalam pelaksanaan praktik pelayanan beberapa alat kontrasepsi dan dalam pemberian konseling keluarga berencana. untuk topic-topik tertentu mahasiswa juga diminta untuk mempresentasikan topic tersebut dam hasilnya dibahas bersama dalam kuliah.


  1. Materi / bacaan perkuliahan

Buku Utama



  1. Editor, Abdul Bari Saifuddin, Biran Affandi, Enriquiuto R. Lu. Edisi I Cetakan Ke 2 Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 2003

  2. Varney, Heley, dkk. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4. Jakarta, EGC, 2006


Buku Tambahan

  1. Hanafi, Hartanto. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2004

  2. Jurnal-jurnal Ilmiah




  1. Tugas

  1. Setiap menjelang perkuliahan mahasiswa sudah membaca materi perkuliahannya.

  2. Tugas Individu : Menyerahkan jurnal akademik dalam bentuk hardcopy pada kertas A4, Times New Roman 12, spasi 1,5 dan paling lambat dikumpulkan tanggal 1 Feberuari 2015 yang menjelaskan tentang pendapat pribadi mahasiswa yang berdasarkan pengalaman klinik yang dialami dan materi yang telah dibahas dalam diskusi selama perkuliahan.

  3. Tugas Kelompok : Membuat video praktik pelayanan keluarga berencana seperti memasang dan melepas IUD dan Implan atau memberikan penyuluhan keluarga berencana, atau memberika penjelasan metode keluarga berencana menggunakan alat / alami dan dikumpulkan paling lambat 1 minggu sebelum UAS dilaksanakan dalam 1 CD.

  4. Tugas Kelompok : Membuat alat peraga yang dapat menunjang pembelajaran keluarga berencana seperti : leaflet dan lembar balik

  5. Evaluasi tengah semester akan dilaksanan pada tanggal 1 Maret 1015 dan evaluasi akhir semester akan dilaksanakan 1 Juni 2015. Evaluasi dalam bentuk pilihan ganda dan soal essay.

  6. Evaluasi praktik klinik yaitu mendemonstrasikan pemberian pelayanan keluarga berencana (OSCA khusus KB/sklii laboratorium) pada tanggal 15 Juni 2015.




  1. Kriteria Penilaian

Bobot nilai Harian / Quis (A) : 1

Bobot UTS (B) : 2

Bobot UAS (C) : 3

Bobot nilai Praktik/Kinerja (D) : 3


Nilai Akhir : Ax1 + Bx2 + Cx3 + Dx3

1+2+3+4
Kriteria Penilaian



Nilai

Poin

Range

A

4

≥ 80

B

3

68-80

C

2

58-67

D

1

46-58

E

0

≤45



  1. Jadwal perkuliahan

Pertemuan

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS

POKOK/SUB POKOK BAHASAN

WAKTU

Dosen

Metode

T

P

K

1.


Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat :

Menguraikan konsep kependudukan di Indonesia.



1.1.   Pengertian penduduk

1.2.   Dinamika kependudukan

1.3.   Faktor-faktor demografik yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk.

1.4.   Transisi demografik

1.5.   Masalah kependudukan di Indonesia :

1.5.1.    Jumlah dan pertumbuhan penduduk

1.5.2.    Persebaran dan kepadatan penduduk

1.5.3.    Struktur umur penduduk

1.5.4.    Kelahiran dan kematian


2






1

CeramahDiskusi

Quis


2.


Mengidentifikasi Perkembangan KB di Indonesia.


2.1.   Sejarah KB di Indonesia

2.2.   Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan KB di Indonesia.

2.3.   Organisasi-organisasi KB di Indonesia :

2.3.1.    PKBI

2.3.2.    BKKBN


2







1

Ceramah

Quis


3


Membahas program KB di Indonesia.

3.1. Program KB di Indonesia

3.1.1.    Pengertian program KB

3.1.2.    Tujuan program KB

3.1.3.    Sasaran KB

3.1.4.    Ruang lingkup program KB

3.1.5.    Strategi pendekatan dan cara operasional program pelayanan KB

3.1.6.    Dampak program KB terhadap pencegahan kelahiran.


2







1

Ceramah

Quis


4

Mempraktekkan program KIE dalam pelayanan KB.

4.1 Tujuan KIE

4.2. Jenis kegiatan KIE

4.3. Prinsip langkah KIE

4.4. Konseling

4.4.1.    Pengertian

4.4.2.    Tujuan

4.4.3.    Jenis Konseling

4.4.4.    Langkah-langkah dalam konseling



2







2

Demonstrasi, Role Play

5-6

Melakukan pelayanan kontrasepsi dengan berbagai metode.

5.1.   Metode sederhana

5.1.1.    Tanpa alat

-       KB alamiah

o   Metode kalender

o   Metode suhu basal

o   Metode lendir serviks

o   Metode sim to termal

-       Coitus Interuptus

5.1.2.    Dengan alat

-       Mekanis/Barier

o   Kondom

o   Barier intra vaginal

-       Kimiawi

o   Spermisida

5.2.   Metode Modern

5.2.1.    Kontrasepsi hormonal

-       Oral kontrasepsi

-       Suntikan/Injeksi

-       Subkutis/Implant

5.2.2.    Intra Uterine Devices (IUD/AKDR)

5.2.3.    Sterilisasi

-       Pada wanita (MOW)

-       Penyinaran

-       Operatif

-       Penyumbatan tuba mekanis dan tuba kimiawi

-       Pada pria (MOP)

o   Operatif

o   Penyumbatan Vas deferens mekanis

o   Penyumbatan Vas Deferens Kimiawi


4

20

4

2

Demonstrasi

Ceramah


Diskusi

7-8.

Melakukan cara pembinaan akseptor.

6.1.   Pembinaan Akseptor KB melalui konseling.

6.2.   Praktek pembinaan akseptor KB

6.2.1.    Kondom

6.2.2.    Pil

6.2.3.    Suntik

6.2.4.    AKDR

6.2.5.    Norplant

6.2.6.    Tubektomi

6.2.7.    Vasektomi


1

6

2

2

Demonstrasi

Ceamah


9-10.

Melakukan berbagai cara penanggulangan akseptor bermasalah.


7.1.   Macam-macam efek samping atau masalah kontrasepsi.

7.2.   Penilaian efek samping yang timbul.

7.3.   Penanganan efek samping sesuai keluhan bagi akseptor KB

7.3.1.    Kondom

7.3.2.    Pil

7.3.3.    Suntik

7.3.4.    AKDR

7.3.5.    Norplant

7.3.6.    Tubektomi

7.3.7.    Vasektomi

7.4.   Rujukan akseptor bermasalah.


2

7

1

2

Demonstrasi

Ceamah


11-12.

Melakukan pendokumentasian pelayanan KB.

8.1.   Pencatatan & pelaporan pelayanan KB

8.1.1.    Penggunaan kartu catatan pasien

8.1.2.    Mekanisme pelaporan

8.2.   Pendokumentasian Rujukan KB



1

7

1

1

Diskusi

Seminar


Ceramah







JUMLAH

16

56

8










  1. Tata Tertib

    1. Wajib datang tepat dan maksimal terlambat 10 menit setelah dosen memulai perkuliahan, jika terlambat tidak boleh mengikuti perkuliahan saat itu

    2. Wajib hadir minimal 75% jumlah pertemuan yang dilaksanakan dengan dosen.

    3. Kehadiran kurang dari 75% sebagaimana ketentuan nomor 1, mahasiswa tidak berhak mengikuti ujian akhir semester ataupun evaluasi tengah semester.

    4. Wajib mengisi Daftar Hadir dengan tanda tangan mahasiswa atau dosen mengisi dengan contreng, bagi mahasiswa yang ijin namun tidak ada surat keterangan dianggap alfa.

    5. Wajib memenuhi semua tugas dan kewajiban yang diagendakan oleh dosen.

    6. Wajib memakai sepatu, memakai ID card, dan berpakaian seragam sesuai peraturan, rapi dan sopan.

    7. diperbolehkan minum selama perkuliahan

Hal-hal yang belum tercantum dalam Kontrak perkuliahan ini, dan muncul selama dalam proses perkuliahan dapat diatasi/diputuskan berdasarkan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa.

Ungaran, 22 Oktober 2014
Ketua Program Studi Dosen Pengampu Perwakilan Mahasiswa

Eti Salafas, S.SiT., M.Kes Selasih Putri Isnawati, S.Tr.Keb Eka Wijayanti


Tambahan dan atau perubahan Kontrak Perkuliahan yang telah disepakati dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa peserta matakuliah.

  1. Mahasiswa mempunyai hak untuk meminta klarifikasi nilai kepada dosen

  2. Dosen terlambat masuk kuliah 15 menit tanpa konfirmasi yang jelas kuliah batal

  3. Mahasiswa mengklarifikasi dosen untuk jadwal perkuliahan H-1 dengan cara mahasiswa SMS pada jam kerja dosen (08.00-16.00 WIB)


Yüklə 54,73 Kb.

Dostları ilə paylaş:




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©genderi.org 2022
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə