Bab tinjauan pustaka rekayasa Perangkat Lunak


SQL (Structured Query Language)



Yüklə 222,41 Kb.
səhifə3/3
tarix30.12.2017
ölçüsü222,41 Kb.
1   2   3

2.6.4 SQL (Structured Query Language)

SQL adalah sebuah bahasa yang didesain untuk penggunaan relasi yang mengubah sebuah input menjadi output yang diinginkan (Thommas Connolly, Caroyln Begg 2015:192-103). SQL mempunyai dua komponen utama :



  1. DDL untuk mendefinisikan struktur dari sebuah basis data dan mengontrol akses menuju data

  2. DML untuk mengambil dan melakukan modifikasi data


2.6.5 ERD (Entity Relationship Diagram)

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebuah pendekatan desain basis data yang dimulai dengan mengidentifikasi data yang disebut entities dab relationships yang terjadi diantara data yang harus ditampilkan pada sebuah model. Detail pada sebuah ERD dapat berupa sebuah attributes yang memiliki informasi yang terdapat pada setiap entities dan relationships yang ada, (Connolly dan Begg, 2015:406). Beberapa komponen yang terdapat pada ERD sebagai berikut :

  1. Entity Type

Entity Type merupakan sekumpulan objek dengan properti yang sama pada sebuah kelompok yang terdapat di dalam database.

  1. Attributes

Attributes adalah sebuah properti dari sebuah entity atau sebuah relationship. Sebuah attributes dapat mendeskripsikan sebuah entity. Single-valued attribute adalah sebuah attribut yang menyimpan sebuah value di setiap kejadian pada sebuah entity type.

  1. Relationship Type

Relationship Type merupakan hubungan antara entitas pada sebuah database. Hubungan tersebut. Relationship occurence dapat mengidentifikasi seberapa banyak kejadian yang terjadi pada sebuah entitiy.

  1. Primary Keys

Primary Keys adalah sebuah key yang dipilih dari attribut untuk mengidentifikasi setiap kejadian yang terjadi pada sebuah entity.


  1. Multiplicity

Multiplicity merupakan jumlah maksimum entitas yang dapat melakukan relasi dengan entitas yang lain. Terdapat beberapa tipe multiplicity yaitu :

  1. One to One (1:1)

Setiap entitas A memiliki hubungan paling banyak dengan satu entitas B dan begitu juga sebaliknya.

  1. One to Many (1:*)

Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

  1. Many to Many (*:*)

Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, begitu juga sebaliknya.

Gambar 2.25 Activity Life Cycle Pada Android

2.7 Teori Terkait

2.7.1 GPS (Global Positioning System)



Global Positioning System adalah sebuah nama dari sistem satelit milik Amerika Serikat. Pada awalnya GPS digunakan hanya untuk kebutuhan militer Amerika Serikat, tetapi sekarang GPS dapat ditemui dalam berbagai macam produk dengan berbagai macam tipe. Saat ini jaringan GPS mempunyai 31 satelit yang mengelilingi bumi. Dengan menggunakan receiver yang dapat berkomunikasi dengan satelit tersebut, maka dapat diperoleh lokasi keberadaan pengguna yang menggunakan GPS tersebut dengan lokasi yang akurat.
2.7.2 Google Maps Android API

Google Maps Android API adalah salah satu bagian dari Google play services. Google Maps API dapat memasukkan peta pada aplikasi Android dan melakukan perubahan terhadap peta yang disediakan oleh Google sesuai keinginan. Pengguna dapat melihat peta yang disediakah oleh Google, dan dapat memberikan tanda pada sebuah lokasi dengan marker (Sumber : https://developer.android.com/training/maps/index.html).
2.7.3 PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman server yang didesain khusus untuk website. PHP dapat di masukan pada sebuah halaman HTML dan akan di eksekusi setiap kali halaman tersebut dikunjungi. PHP akan diinterpretasi pada web server dan akan menampilkan hasil yang dapat dilihat oleh pengguna.

PHP mempunyai kelebihan di antaranya :


  1. Performa

PHP sangat cepat, PHP dapat berjalan dengan lancar walaupun menggunakan server yang mempunyai spesifikasi rendah.

  1. Skalabilitas

PHP dapat mengimplementasikan horizontal scaling dengan efektif dan murah

  1. Integrasi basis data

PHP mempunyai koneksi yang dapat terhubung dengan banyak sistem basis data.

  1. Built-in Libraries

PHP mempunyai banyak libraries yang sangat berguna untuk mengerjakan berbagai macam tugas pada sebuah web.

  1. Biaya

PHP adalah sebuah aplikasi open source tidak dipungut biaya untuk menggunakan PHP.

  1. Mudah Dipelajari

Syntax pada PHP berdasarkan bahasa pemrograman lain, seperti C dan Perl.

  1. Mendukung Object Oriented

PHP versi 5 telah mendukung fitur object oriented.

  1. Portable

PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi.

  1. Fleksibilitas

PHP dapat mengimplementasikan sebuah tugas yang mudah dan simpel sampai implementasi aplikasi besar dengan menggunakan framework yang menggunakan design patterns seperti Model View Controller

  1. Source Code

PHP menyediakan source code lengkap yang dapat diakses oleh setiap orang.

  1. Bantuan dan Dokumentasi

PHP menyediakan bantuan dan dokumentasi yang lengkap.
2.7.4 MySQL

MySQL adalah sebuah relational database management system (RDBMS) yang cepat dan kuat. Server MySQL akan mengontrol akses terhadap data yang disimpan dan memastikan data tersebut dapat dipakai oleh banyak pengguna. MySQL menggunakan SQL sebagai standar bahasa query dalam database.


2.7.5 JSON

JSON ( JavaScipt Object Notation ) adalah sebuah format untuk pertukaran data yang sangat ringan. JSON dibuat berdasarkan bahasa javascipt yang merupakan sebuah bahasa yang sangat mudah untuk dibaca dan disimpan baik bagi pengguna maupun mesin. JSON dapat digunakan untuk berkomunikasi antara aplikasi pengguna (client) dengan server. JSON mempunyai dua struktur utama, struktur pertama disebut object yang ditandai oleh {} dan struktur kedua adalah field yang ditandai oleh []. Struktur pertama membuat sebuah objek dapat diberi data dengan tipe string, angka, sebuah objek, data kosong, true, false. Struktur kedua adalah field untuk mendapatkan daftar values data yang berurutan.

Contoh sebuah data JSON sederhana :

[

{



"nama": "Dzulfiqar"

},

{



"nama": "Malvintanto"

},

{



"nama": "Semmi"

},

]


2.7.6 Java

Java adalah bahasa pemrograman yang serbaguna untuk mengembangkan perangkat lunak yang berjalan pada perangkat mobile, komputer desktop dan server. Java dikembangkan oleh tim yang dipimpin oleh James Gosling dari Sun Microsystems. Java dirancang pada tahun 1991 yang saat itu masih bernama Oak. Pada saat itu Oak atau Java digunakan pada chip untuk ditanamkan ke dalam peralatan elektronik. Pada tahun 1995 Oak berganti nama menjadi Java yang dirancang untuk mengembangkan aplikasi web. Pada tahun 2010 Sun Microsystems dibeli oleh Oracle. (Y. Daniel Liang, 2015:10-12)

Saat ini Java dapat digunakan dalam tiga cara, yaitu:


  1. Java Standard Edition (Java SE) untuk mengembangkan aplikasi client-side. Aplikasi dapat berjalan mandiri atau sebagai applet berjalan dari browser web.

  2. Java Enterprise Edition (Java EE) untuk mengembangkan aplikasi server-side, seperti servlets Java, JavaServer Pages (JSP) dan JavaServer Faces (JSF).

  3. Java Micro Edition (Java ME) untuk mengembangkan aplikasi perangkat mobile.

Sintaks Java didefinisikan dalam java language specification dan library java didefinisikan dalam API (application program interface) java. Java language specification dan API Java menjadi standar penulisan Java. Java language specification adalah definisi teknis sintaks bahasa pemrograman Java dan semantik. API juga dikenal sebagai library berisi kelas yang telah ditetapkan dan interface untuk mengembangkan program Java.

JDK (Java Development Toolkit) adalah perangkat lunak untuk mengembangkan dan menjalankan program Java. IDE (integrated development environment) adalah sebuah environment yang digunakan untuk pengembangan terintegrasi pada program.

JDK terdiri dari satu kumpulan program yang terpisah, masing-masing dipanggil dari baris perintah untuk mengembangkan dan menguji program Java. Software dapat digunakan untuk pengembangan Java seperti NetBeans, Eclipse dan TextPad yang merupakan perangkat lunak yang menyediakan IDE untuk mengembangkan program Java dengan cepat. Pada software pengembangan tersebut para developer dapat melakukan editing, compiling, building, debugging dan bantuan online yang telah terintegrasi dalam satu antarmuka pengguna grafis.

Contoh sebuah program Java sederhana :



    1. public class Welcome {

    2. public static void main(String[] args){

    3. // Display message Welcome to Java! on the console

    4. System.out.println(“Welcome to Java”);

    5. }

    6. }

Baris code tersebut adalah program Java sederhana yang menampilkan pesan “Welcome to Java” pada console.

Pada saat mengembangkan sebuah program Java, developer mungkin akan menemui beberapa kesalahan yang dapat terjadi. Kesalahan pemrograman dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu :



  1. Kesalahan sintaks

Kesalahan yang terdeteksi oleh compiler disebut kesalahan sintaks atau kompilasi kesalahan. Kesalahan sintaks hasil dari kesalahan dalam konstruksi kode, seperti salah ketik kata kunci, menghilangkan beberapa tanda baca yang diperlukan atau menggunakan penjepit pembuka tanpa penjepit penutup yang sesuai. Kesalahan ini biasanya mudah untuk dideteksi karena compiler memberitahu di mana kesalahan berada dan apa yang menyebabkan kesalahan.

  1. Runtime Errors

Runtime errors adalah kesalahan yang menyebabkan program untuk mengakhiri program secara tidak normal. Runtime errors terjadi ketika program sedang berjalan dan mendeteksi operasi yang tidak mungkin untuk menjalankannya. Hal ini tersebut terjadi biasanya karena kesalahan input yang dilakukan oleh pengguna.

  1. Kesalahan logika

Kesalahan logika terjadi ketika program tidak melakukan sesuai cara yang diharapkan. Kesalahan seperti ini banyak terjadi karena berbagai alasan yang berbeda.
2.7.7 XML

XML (eXtensible Markup Language) merupakan bahasa yang dapat digunakan untuk menggambarkan data, menyimpan data yang dapat digunakan lebih dari satu aplikasi (Joe Fawcett, Liam R. E. Quin, Danny Ayers, 2012:xxvii). XML merupakan bagian dari SGLM (Standard Generalized Markup Language) yang dikembangkan pada pertengahan 1990-an. Cara kerja XML diperkenalkan pertama kali pada tahun 1996 dan dua tahun kemudian The World Wide Web Consortium (W3C) menerbitkan hasil perbaikan pada tanggal 10 Febuari 1998 (Joe Fawcett, Liam R. E. Quin, Danny Ayers, 2012:6-7). XML merupakan bagian dari SGLM, sedangkan HTML adalah sebuah aplikasi dari SGML. XML tidak menentukan format keseluruhan file atau metadata apa yang dapat ditambahkan,. XML hanya berperan untuk menentukan beberapa aturan.

Terdapat dua cara penyimpanan data pada XML, yaitu :


  1. Binary Files

Sebuah Binary files hanya terdiri dari aliran bit (1 dan 0). Hanya aplikasi atau software tertentu yang dapat mengetahui bit mana yang penting. Binary files hanya dapat dibaca dan diproduksi oleh program komputer tertentu yang telah dibuat untuk memahami atau membaca binary files (Joe Fawcett, Liam R. E. Quin, Danny Ayers, 2012:4-5).

  1. Text Files

Text files merupakan data yang dimengerti manusia yang membutuhkan aplikasi khusus untuk dapat memahami kelompok bit yang mewakili karakter. Pada sistem operasi windows standart telah menyediakan program yang dapat digunakan untuk membaca text files seperti notepad, wordpad. Pada sistem operasi non-Windows juga telah menyediakan program untuk membaca text files, seperti Emacs dan Vim (Joe Fawcett, Liam R. E. Quin, Danny Ayers, 2012:5).
2.7.8 RESTful Web Services

Representational State Transfer (REST) adalah sebuah gaya arsitektur client-server yang menyediakan model berperilaku untuk aplikasi client dan web services. REST mendeskripsikan beberapa prinsip desain dan constraint, seperti komunikasi tanpa state, penggunaan uniform interfaces yang harus diterapkan pada REST-based services. Servis yang dikembangkan menggunakan gaya REST biasanya disebut RESTful web services. Ada empat tipe operasi utama dari RESTful web services yang disebut dengan operasi CRUD :

  1. Create, digunakan untuk pembuatan resources baru pada server.

  2. Read, digunakan untuk mengambil data yang berada pada server.

  3. Update, digunakan untuk melakukan perubahan pada data yang sebelumnya sudah berada pada server.

  4. Delete, digunakan untuk penghapusan data yang sebelumnya sudah berada pada server.

Setelah operasi pada server telah di implementasikan, operasi tersebut harus di petakan secara eksplisit sesuai dengan method pada HTTP. Operasi Create, Read, Update, Delete akan di terapkan menjadi fungsi POST, Get, Put, Delete pada protokol HTTP.
2.8 Penelitian Sebelumnya

Berikut adalah beberapa jurnal yang berisi materi penelitian sebelumnya sebagai materi pendukung



  1. Jurnal berjudul “Teknologi Location Based Service (Global Positioning System) pada Perangkat Mobile” dibuat oleh Budi Yulianto (2010).

Penelitian membahas tentang bagaimana menentukan posisi seseorang dari perangkat mobile pada suatu waktu dan informasi berupa posisi ini dapat berkembang menjadi layanan pencari rute terpendek dari suatu posisi ke posisi lain.

Perpaduan antara posisi dan rute terpendek ini akan menjadi suatu aplikasi yang berguna dalam memenuhi kebutuhan akan informasi bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang banyak melakukan pekerjaan atau aktivitas dan menghabiskan waktu di luar bangunan. Perangkat pencarian tersebut menyediakan data dalam bentuk visual (grafik) yang dapat diakses secara cepat. Selain tempat wisata, informasi lokasi tersebut dapat pula berupa hotel, restoran, dan tempat berbelanja.

Hasilnya adalah sebuah aplikasi Location Based yang dapat menampilkan rute terpendek dari suatu lokasi ke lokasi lainnya, Menyediakan peta lokasi wisata dan tempat umum yang berskala kecil ke pengguna. Manfaat dari penelitian tersebut adalah agar pengguna dapat mengetahui lokasi dimana dia berada, membantu pengguna mencari lokasi umum yang dibutuhkan dan memberikan jalur terpendek dari lokasi pengguna yang terlacak dengan lokasi umum yang dituju.


  1. Jurnal berjudul “Aplikasi Location Based Service Pencarian Tempat di Kota Manado Berbasis Android” dibuat oleh Billy R. Rompas (2012)

Penelitian membahas tentang masalah seseorang pergi ke suatu daerah yang tidak dikenalnya, dia akan kesulitan untuk mencari lokasi tempat dia berada saat itu dan tempat-tempat tertentu, seperti informasi lokasi hotel, rumah sakit, restoran, sekolah, dsb. Untuk mendapatkan informasi ini biasanya seseorang akan bertanya pada orang yang ada di sekitarnya dan informasi yang didapat dari orang tersebut tidak selalu bernar.

Hasilnya adalah untuk mempermudah kodisi tersebut, maka diperlukan suatu aplikasi yang dapat mengetahui dan mencari jalur ke tempat-tempat tersebut. Untuk memudahkan seorang pengguna yang selalu bergerak, perangkat smartphone merupakan alat yang praktis digunakan.



Salah satu sistem operasi untuk mobile smartphone yang ada saat ini yaitu sistem operasi Android. Android merupakan sistem operasi yang open source yang dibangun diatas Kernel Linux 2.6. Salah satu keuntungan dari sistem operasi open source ini yaitu aplikasi pihak ketiga (third-party application) dapat mengakses seluruh resource yang dimiliki oleh smartphone tersebut, tanpa membedakannya dengan aplikasi inti dari smartphone. Android juga memudahkan seorang developer dalam mengembangkan aplikasi seperti aplikasi LBS ini, karena Android menyediakan akses dan integrasi dengan layanan GoogleMap.

  1. Journal berjudul “Location Based Services using Android Mobile Operating System” dibuat oleh Amit Kushwaha & Vineet Kushwaha (2011)

Penelitian membahas tentang bagaimana seseorang pergi ke suatu tempat tidak perlu membawa pemamdu wisata dengan dia dan hanya menggunakan perangkat mobile. Semua informasi harus tersedia pada perangkat mobile. Saat ini hanya mampu menciptakan sejumlah aplikasi yang berbeda di mana menyediakan informasi bagi pengguna mengenai sejumlah tempat yang ingin di kunjungi, tapi aplikasi ini terbatas pada desktop saja, jadi perlu untuk mengimport aplikasi tersebut pada suatu perangkat mobile.

Hasilnya adalah dengan memanfaatkan Location Based Service (LBS) yang dapat diakses dengan perangkat mobile melalui jaringan selular dan memanfaatkan kemampuan untuk mendapatkan posisi geografis perangkat mobile. Sebuah layanan LBS dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti kesehatan, pekerjaan, kehidupan pribadi, dll. LBS mencakup layanan untuk mengidentifikasi lokasi seseorang atau objek, seperti menemukan mesin ATM perbankan terdekat, hotel terdekat, rumah sakit atau di mana posisi dari teman di sekitar. Sehingga setiap orang dapat berpergian dengan menggunakan perangkat mobile sebagai petunjuk jalan tanpa membawa pemandu wisata, karena semua informasi sudah ada didalam perangkat mobile yang memanfaatkan LBS.


Dostları ilə paylaş:
1   2   3


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©genderi.org 2019
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə